Home » » mahasiswa (organisasi)

mahasiswa (organisasi)

Posted by DEC Development Education and Culture on Wednesday, 21 March 2012

seputarkampusorange_kisruh pasca pembekuan lembaga di fakultas bahasa dan sastra (FBS) UNM masih tetap menjadi kisah hangat di kalangan perguruan tinggi di makassar sekarang ini. beberapa kalangan yang ikut terlibat mengatakan bahwa itu semua tak terlepas dari kasus DO 19 orang mahasiswa kampus orange itu. tak hanya itu, beberapa mahasiswa menilai dengan nada yang cukup menyindir bahwa itu tak lepas dari lemahnya perlindungan serta keprihatinan para pemimpin kampus pinisi itu terhadap perkembangan  dari mahasiswanya. kasus yang bermulai sejak taun lalu itu hingga sekarang masih menjadi perbincangan hangat dalam beberapa rapat pertemuan beberapa petinggi-petinggi UNM .



terkadang suatu pengertian biasa disalah artikan oleh beberapa orang yang hanya dapat menghafal namun tak tahu mengenai kebenarannya.Lembaga mahasiswa merupakan wadah penting demi mendukung ilmu pengetahuan yang didapatkan di bangku kuliah. Mahasiswa yang berorganisasi jelas jauh berbeda dengan mahasiswa yang hanya kuliah tanpa terlibat pada organisasi kemahasiswaan.


Hal tersebut disampikan Direktur Politeknik Kesehatan (Poltekes) Kementerian Kesehatan Makassar, Drs Ashari Rasyid, S.KM., M.S pada pelantikan pengurus organisasi kemahasiswaan di lingkungan Politeknik Kesehatan Makassar, Senin 19 Maret.

Ashari menjelaskan, sejatinya pengurus lembaga mahasiswa harus bisa menjadi contoh terhadap mahasiswa lainnya di dalam kampus. Mereka dituntut bisa bersosialisasi dengan sesama mahasiswa, begitu pun dengan dosen.

"Alhamdulillah mahasiswa di kampus ini cukup sopan dalam menyampaikan spirasi mereka. Kalau mereka punya keluhan, pengurus lembaga biasanya menuliskan pada kertas dan menyampakan kepada saya melalui Pembantu Direktur Bidang Kemahasiswaan dan saya sangat senang dengan hal semacam itu," beber Ashari saat ditemui usai pelantikan.

Menurut dia, mahasiswa harus diberikan kebebasan dalam mengembangan minat serta kreatifitas agar mampu menemukan jati diri mereka.

"Kami memberikan kebebasan yang sebesar-besarnya pada mahasiswa untuk berkegiatan. Hanya saja, kami selalu orang tua di kampus berharap agar mereka bisa menyeimbangkan antara organisasi dengan kulaih," harapnya.

Kemarin, tujuh lembaga mahasiswa Poltekes dilantik secara bersamaan. Tujuh lembaga itu diantaranya, Badan Eksekutif Makasiswa (BEM), Badan Perwakilan Mahasiwa (BPM), Lembaga Dakwah Kampus (LDK), Lembaga Pers Mahasiswa (LPM), Pramuka, Persekutuan Mahasiswa Kristen (Permakris) dan Inkai.

Pembantu Direktur III Bidang Kemahasiwaan, Tiar Erawan menjeskan bahwa lembaga mahasiswa juga membantu kampus dalam hal promosi.

"Pokoknya kami selalu mendukung setiap kegiatan yang dilakukan lembaga mahasiswa di kampus ini. Itu kan juga membantu memperkenalkan kampsu ke luar," tuturnya.

Bersamaan dengan pelantikan kemarin, pihak Poltekes juga menyediakan ESQ bagi para mengurus lembaga. "Jadi sebelum mengurus lembaga, mereka diberikan pencerahan terlebih dahulu," kunci Niar.


0 comments:

Post a Comment

RECENT POST

Popular Posts

Powered by Blogger.
.comment-content a {display: none;}