Home » » Apakah yang didapatkan Setelah Menikah?

Apakah yang didapatkan Setelah Menikah?

Posted by DEC Development Education and Culture on Friday, 27 April 2012


DEC_Hi guys, apakah Anda masih single atau sudah memiliki pasangan? ataukah Anda akan merencanakan untuk menikah dengan pacar ataukah tunangan Anda? bila iya apakah persiapan Anda telah matang atau tidak?
 
Mungkin beberapa teman-teman sekalian telah bersiap untuk menikah, baik itu demi keinginan sendiri, desakan orang tua atau desakan pacar mungkin sedikit artikel ini akan sedikit membantu. namun tentau sebelumnya ini akan membicarakan mengenai apa yang nantinya akan teman-teman cari ataukah akan didapatkan setelah menikah begitu juga dengan alasan-alasannya.


Menurut survei yang dilakukan pemerintah Inggris untuk  mengukur kebahagiaan seseorang, mereka mengaitkan kebahagiaan dengan keturunan.  Hasil tersebut mencatatkan bahwa memiliki
anak memang dapat meningkatkan rasa pengertian, terlebih dalam kehidupan bermasyarakat. Anak juga membuat para orang tua lebih dapat bertahan hidup karena psikologis yang lebih baik.
Tetapi, penelitian ini juga menunjukkan bahwa pasangan-pasangan yang sudah memiliki buah hati, tidak lantas kehidupannya menjadi bahagia atau membuat mereka merasakan kepuasan dalam kehidupan.

"Meskipun kehadiran anak tidak mengubah kepuasan hidup secara
keseluruhan, tetapi mampu meningkatkan makna dan tujuan dalam
kehidupan masyarakat," seperti tertera pada laporan The Measuring
National Well-Being Programme
 di Inggris yang dikutip Daily Mail.

Survei ini dilakukan dengan memberikan empat pertanyaan kepada 80 ribu responden. Pertanyaan-pertanyaan yang diberikan mencakup, seberapa puas kehidupan mereka dan bagaimana kehidupan ini membuat mereka merasa bahagia.
Para responden juga diminta untuk memberikan jawaban tentang parameter yang membuat mereka merasa bahagia. Demikian juga dengan seberapa besar kecemasan mereka terhadap kehidupan yang dijalani.
Para responden diminta memberikan jawaban dengan skala perhitungan
dari satu hingga sepuluh. Hasilnya, pasangan yang telah memiliki keturunan menilai kepuasan dan kebahagiaan mereka tidak berbeda dari penilaian dari pasangan lain yang tidak memiliki anak.

Survei ini juga mengatakan bahwa pasangan menikah jauh lebih bahagia dibandingkan pasangan yang hidup bersama tanpa ikatan pernikahan. Sedangkan, nilai kebahagiaan terendah dimiliki orang-orang yang mengalami perceraian.



0 comments:

Post a Comment

RECENT POST

Popular Posts

Powered by Blogger.
.comment-content a {display: none;}