Home » » Buah Kebajikan

Buah Kebajikan

Posted by DEC Development Education and Culture on Saturday, 21 April 2012


            DEC_Ketika kita menanam kebajikan di beberapa lahan lalu kita melihat buahnya di lahan tertentu, biasanya hal tersebut akan mendorong kita untuk mefokuskan perhatian kita pada lahan itu dengan segala yang kita miliki: kesungguhan, harta, perencanaan dan manajemen. Dan biasanya kita kurang memperdulikan atau kadang kala melalaikan lahan-lahan lain yang tidak mendatangkan hasil. Atau mendatangkan hasil tetapi tidak seberapa banyak atau kualitasnya kurang bagus.

            Hal itu merupakan salah satu  pimtu yang dapat dijadikan sebagai jalan oleh setan untuk menyusup ke dalam diri para pekerja kebajikan yaitu orang-orang yang memiliki himmah yang tinggi dalam bidang kebajikan. Sebab lahan-lahan yang ditinggalkan atau yang tidak diperhatikan itu bias jadi akan memberikan hasil yang lebih banyak dari pada lahan-lahan yang mendapat perhatian lebih banyak.
           
Sebenarnya sebagai seorang muslim, kita tidak dituntut untuk mendatangkan hasil tetapi yang dituntut dari kita adalah usaha. Kaidah ini telah diberikan oleh Allah Ta’ala kepada RasulNya tatkala beliau memfokuskan perhatian pada suatu lahan. Allah Mahatahu bahwa lahan yang lain lebih banyak mendapatkan perhatian dari padanya. Dia berfirman:

“adapun orang yang merasa dirinya serba cukup, maka kamu layani. Padahal tidak ada (celaan) atamu kalau dia tidak membersihkan diri (beriman).” (Abasa: 5-7)

            Yakni, “wahai Muhammad, sesungguhna kamu tidak dimintai pertnaggungjawaban, karena pembesar-pembesar Quraisy itu tidak mendapatkan hidayah.” Allah mecela beliau karena tidak memberikan perhatian pada lahan-lahan lain yagn buahnya akan lebih baik, lebih bagus, dan lebih diakuti oleh setan.

“dan adapun orang yang dating kepadamu dengan bersegera (untuk mendapatkan pengajaran) sedangkan ia takut (kepada Allah) maka kamu mengabaikannya.” (Abasa: 8-10)


0 comments:

Post a Comment

RECENT POST

Popular Posts

Powered by Blogger.
.comment-content a {display: none;}