Home » » kegiatan Positif Pasca UN

kegiatan Positif Pasca UN

Posted by DEC Development Education and Culture on Sunday, 22 April 2012


DEC_Sebenarnya guys, banyak hal yang dapat kita lakukan dalam menanggapi sesuai hal, baik itu protes kepada seseorang atau apapun itu. Kembali ketika adik-adik kita yang baru saja menggelar UN tingkat SMA, tentu setelahnya beberapa teman merayakan atas syukur karena masa putih abu-abu telah berakhir. 

Nah ini dia seputar info dari teman-teman kita yang mengelas acarapentas seni sebagai wujud dari rasa senang pasca UN dikutip dari harian fajar.
 
Banyak cara dilakukan siswa dan siswi yang baru saja mengikuti Ujian Nasional. Salah satunya dengan menggelar pensi alias Pentas Seni. 

Sabtu hari ini, SMAN 2 Makassar menghadirkan penyanyi legendaris Iwan Fals di ajang Pensi yang digelar di CCC. 

Rasa syukur dan perasaan lega juga diwujudkan siswa kelas XII SMAN 4 dengan zikir bersama di halaman sekolah, 19 April lalu. Sekolah yang berlokasi di Jalan Cakalang no 4 itu sukses menggelar kegiatan seni yang mengantisipasi kegiatan konvoi siswa.

Ya, konvoi memang masih menghiasi wajah kota kita pasca Ujian Nasional tingkat SMA. Wakasek Humas SMAN 4,Harmanto SPd MPd mengatakan, hal tersebut menimbulkan kekhawatiran pihak sekolah. "Karena itu kami memberikan opsi yang lebih positif kepada siswa," akunya.

Kegiatan lomba seni itu diikuti oleh 6 kelas III IPA dan 3 kelas IPS. Alhasil, mereka sangat antusias hingga tak ada lagi budaya coret-coretan apalagi konvoi. Setiap kelas tampil dengan wakilnya masing-masing baik perorangan maupun gruup untuk menyanyikan lagu-lagu yang sedang tren saat ini. Suasana keakraban pun terlihat di sekolah   yang di pimpin oleh Dra Hj. Marhaeni MPd tersebut.

Tak ketinggalan para guru dan pegawai menyumbangkan lagu yang turut menghadirkansuasana gembira. Iksan,  siswa kelas 3 IPA 1 mengungkapkan, kegiatan tersebut sangat bermanfaat  untuk menanggulangi budaya yang tidak baik yakni coret-coretan. Sebaliknya, kata Iksan, bajunya bisa disumbangkan kepada adik kelasnya yang kurang mampu.Ketua OSIS, Fathur juga mengharapkan kegiatan itu bisa lebih mengakrabkan siswa kelas 3 yang akan meninggalkan sekolah. 

Wakasek kesiswaan Drs Abdul Azis Tahir, juga mengharapkan kepada siswa SMAN 4 yang akan meninggalkan sekolah untuk tetap menjaga almamaternya dengan tidak melakukan kegiatan negatif seperti konvoi dan ugal-ugalan di jalan raya.

Tindakan terpuji juga diperlihatkan siswa SMAN 21 Makassar. Hari terakhir UN di SMAN 21 Makassar para siswa tidak langsung pulang. Mereka tetap berada di sekolah hingga pukul 4 sore untuk mengikuti kegiatan yang lebih positif. Yakni  konser mini kerja sama dengan XL.

"Ini kan imbauan Walikota. Dan pihak sekolah juga mengantisipasi adanya konvoi atau aksi ugal-ugalan lain dengan melakukan kegiatan yang lebih positif seperti ini. Kita juga mengajarkan siswa agar lebih tertib dan taat," ujar Drs Fatahuddin yang saat ini menjabat sebagai Kepala SMAN 21 Makassar.

Track record dari Smdas pun bisa di acungi jempol. Sejak 5 tahun terakhir, aksi corat coret baju atau konvoi di jalan dan mengganggu pengguna jalan pasca UAN tidak terjadi. Tahun inipun, para siswa tidak diperkenankan membawa kendaraan, terkecuali bagi mereka yang rumahnya terlalu jauh.

"Iya, yang punya kendaraan tidak boleh dibawa. Supaya memperkecil kemungkinan konvoi. Parkirnya pun harus jauh dari sekolah. Konser mini ini sekaligus sebagai sarana refreshing otak dari peserta UAN. Kami pun mengajak mereka untuk menyumbangkan baju sekolahnya yang masih layak pakai, ketimbang harus dicoret," tambah Fatahuddin yang ditemui di sela-sela acara.


0 comments:

Post a Comment

RECENT POST

Popular Posts

Powered by Blogger.
.comment-content a {display: none;}