Home » » Wednesday, 25 April 2012

Wednesday, 25 April 2012

Posted by DEC Development Education and Culture on Wednesday, 25 April 2012


Wednesday, 25 April 2012
                Hi guys, hari ini merupakan hari yang begitu panjang. Bisa dikatakan begitu karena apa saja yang terjadi hari ini begitu bersejarah. Sebut saja poin kali ini adalah kakak Sadriana Arifin atau lebih dikenal kak pipi tengah mengadakan  acara wisudanya.
                Teringat saat saya masih di kota kalong watasoppeng atau soppeng. Hari itu begitu sibuk dan takkala disini pun begitu. So saya sudah bisa memakluminya kalau kak pipi sangat dan super sibuk hari ini.
                Tadi malam saja dia mengerjakan manik-manik pakaiannya sampai lebih dari jam 2. Waw hebat bangetkan. Karena menspesialkan event ini dia pun rela bekerja keras semalam. Kalau saya nanti bagaimana yah? Mudah-mudah dalam kurung waktu singkat ini saya bisa melakukan hal yang sama. Terlebih kedua orang tua kak pipi juga sekarang telah ada ditempat. Jadi makin asyik saja. Juga bisa kebayang betapa bangganya orang tua kak pipi melihat anaknya telah bergelar S.Pd.
                Tapi yang ingin saya beritakan bukan cuman itu saja. Ini mengenai kami yang bekerja dirumah guna persiapan acara syukurannya kak pipi besoknya. Semua orang dirumah dapat kerjaan. Saya pun juga kebagian ngupas kulik ubi kayu atau trend nya singkong. Awalnya sih kak Eka (Ekawati Usman), kak emmy (A. Helmiati), kak wiwi (Sartika Arifin) dan kak idda (Hilda) tertawa ria dibelakang sambil ngerjain rempah-rempah serta bumbu ayam, sedangkan puang kati (sebut saja mamanya Dini) sibuk ngegoreng ayam.
                Yang menjadi info hangatnya adalah saat kakak-kakak didalam memasak menggunakan  panci freshto itu. Sempat saya liat uap kuningnya menjadi awan diatas dapur. Awalnya sih saya cuek saja karena saat itu saya tengah mengetik buat postingan besok. Sempat juga saya dengar kak Emmy mengeram kesakitan karena kakinya terkena apalah hingga terkena luka bakar.
                Begitu selesai, cek percek ternyata kejadian ini heboh sekali. Hampir semua penghuni dapur itu tewas terkena air tumpahan ayam tadi. Hebat juga menurutku ayam itu. Kenapa? Yah tentu saja walau sudah mati dia masih sempat terbang dari alat masaknya itu.
                Kejadian ini tidak akan saya lupakan. Tak pernah kebayang sih bagaimana jika sebuah dapur mengamuk, sebut saja seperti kejadian tadi. Sangarnya dia berhasil melumpuhkan lima orang jenang-jenang baru kita hanya sekali serang. Saya juga bersyukur karena walaupun saya berada kurang dari3 meter dari TKP masih bisa selamat dan menyelesaikan satu postingan buat besok.
                Hahahaha, kejadian unik berikutnya akan saya abadikan dalam postingan berikutnya, so guys off dulu yah, bye....


0 comments:

Post a Comment

RECENT POST

Popular Posts

Powered by Blogger.
.comment-content a {display: none;}