Home » » Remaja Sebagai Karya Bangsa

Remaja Sebagai Karya Bangsa

Posted by DEC Development Education and Culture on Thursday, 24 May 2012

DEC_Hi guys, Banyak hal yang mungkin tidak disadari oleh masyarakat umum kebanyakan bahwa arti penting suatu generasi. negara kita mengenal dirinya saat momentum 17 Agustus disorakkan. kemerdekaan kita tercatat setelahnya. Indonesia sebagai negara  dan kebangsaan kita telah memperlihatkan dirinya kemata dunia. terhitung dari berbagai prestasi yang cukup membanggakan.



Dilihat dari pemimpin-pemimpin kita yang telah mengarahkan bangsa kita, masih kah kita tak menyadari akan pentingnya suatu tunas-tunas baru. kita ketahui bersama bahwa selama tahun 1945 hingga sekarang, telah berapa banyak orang-orang kita yang telah beristirahat tenang diperisterahatan terakhirnya serta manusia-manusia baru yang telah kita hasilkan. juga telah berapa laa kita telah merombak berbagai unsur pemerintahankita dari pusat hingga daerah. seberapa banyak orang-orang tua yang memegang tahta dikepemerintahan kita. sertaberapa banyak wajah baru yang menghiasi buku-buku ketatanegaraan kita.



Perlu kita sadari bersama teman-teman, cepat atau lambat, orang-orang yang dahulunya menyuapi kita akan berbalik menganga mengharapkan kita untuk menyuapinya. andai semudah itu, namun nantinya bukan hanya orang-orang tua ini saja yang kita suapi, namun anak-anak kita yang nantinya akan mengadahkan wajahnya kepada kita dan mengharapkan tulang punggung kita sebagai sandaran hidupnya.

Perputaran generasi aan semakin terasa dan pasti terasa. olehnya kita harus mulai membenahi diri, tidak hanya fokus pada apa yang kita dapatkan. amun juga apa yang nantinya kita wariskan pada generasi kita. remaja kita adalah tunas-tunas unggul yang sangat bagus ditanam dalam ladang kepemerintahan kita. namun bila kita membalikka cermin mengenai remaja-remaja kita sekarang ini, apakah kita yaki bahwa kita akan memberikan pudak kita selanjutnya pada mereka yang kini mendera penyakin moderenisasi.

Jangan salahkan mereka, remaa kita adalah hasil dari kita sendiri. pepatah mengatakan bila guru kencing berdiri, maka murid kencing berlari. it's not wrong guys. sadarilah bahwa remaja kita adalah tanggung jawab kita. bagaimana mereka bertindak tidak lain karena contoh yang telah kita berikan pada mereka. olehnya seharusnya kita bisa berbenah diri akan hal tersebut guna mempersiapkan bubuk terbaik untuk tanaman kita.

Sebagai remaja pun, kita harus mulai intropeksi diri dan mencoba untuk membalikkan kepada diri kita mengenai apa saja yang telah kita lakukan. sebagai roda baru penggerak, kita harusnya bisa jauh lebih baik dan lebih baik lagi. be the motivator and changger adalah hal yang mestinya kita lakukan. bila dunia menurut kita semua terlalu besar, maka mari kita mulai dari diri sendiri. cukup diri sendiri saja, naun bila hal ini dilakukan oleh 80% dari remaja kita, maka kayanya dunia pun tak berarti dihadapan kita.


0 comments:

Post a Comment

RECENT POST

Popular Posts

Powered by Blogger.
.comment-content a {display: none;}