Home » » Dampak Pola Pikir yang Negatif

Dampak Pola Pikir yang Negatif

Posted by DEC Development Education and Culture on Wednesday, 13 June 2012

DEC_Hi guys, tentu tak banyak diantara kita yang biasa pesimis mengenai apa yang akan terjadi. Bukan maksudnya dengan terus menerus putus asa atau tidak melakukan apa-apa menjadikan kita lebih baik. atau mungkin dengan hanya mengandalkan orang-orang sekitar yang sudah biasa melakukannya. It's wrong I think.

Terkadang kita sendiri tak menyadari mengenai tindakan-tindakan konyol kita ini hanya akan memberi kepuasan kepada diri kita. Tentu saja tidak. Segala hal yang kita lakukan akan selalu berdampak bagi yang lain. Kita telah diikat oleh rantai transparan disetiap yang bernyawa. Pikirkan saja contoh kecilnya, tampa rumput, belalang mati. Next semua pemakan serangga ini akan mati and finalnya semua akan mati. pelajaran IPA kelas 4.



Perlu kita sadari guys, hasil kerja kita tak pernah lepas dari bagaimana kita mengatur pola pikir kita. Dalam agama kita juga dijelaskan, segala sesuatu selalu dimulai dengan niat. Olehnya, memciptakan pola pikir yang bersifat negatif bisa memberikan hasil yang negatif pula bagi kita. Dampak yang dihasikannya pun tidak monoton sama dengan orang lain. Intinya, bagaimana seseorang mengkreasikan pola pikirnya sehingga apa yang dia planningkan atau rencanakan akan berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan, atau justru sebaliknya.

Dampak terburuk dari hasil pola pikir negatif sebagai berikut:
1. Penurunan presentase hasil kerja yang sesuai dengan harapan dikarenakan lemahnya sistem penanggulangannya;
2. Semakin rendah tingkat kinerja otak akibat kesalahan pola pikir orang tersebut;
3. Sikap yang diambil cenderung  lebih pasif dari orang yang perfikir positif;
4. Dari beberapa kasus serupa, potensi penyesalan setelah melakukan sesuatu serta sikap menyalahkan orang lain semakin besar dikarenakan ketidakmampuan menanggulangi keadaan yang sedikit melenceng dari harapannya.

Beberapa mungkin menilai bahwa dengan memberikan kesempatan kepada orang lain akan memberikan kita sedikit kelonggaran terhadap sesuatu pekerjaan. Memang benar, namun dengan melepaskan itu semua atau bahkan merendahkan kemampuan sendiri hanya akan membuat kita semakin lamban dan lamban dalam melakukan sesuatu. Beberapa pendapat menyatakan bahwa secara tidak langsung, fungsi kinerja otak pun akan melemah bahkan mungkin lebih parahnya lagi ini akan mempercepat kematian seseorang secara perlahan dan pasti.


0 comments:

Post a Comment

RECENT POST

Popular Posts

Powered by Blogger.
.comment-content a {display: none;}